APA YANG HARUS ANDA KERJAKAN SEBELUM, SAAT DAN SESUDAH TERJADI GEMPABUMI  

Bencana tsunami yang mengguncang wilayah Aceh, Nias dan beberapa daerah lainnya dapat meluluhlantakkan dan sangat memprihatinkan. Selain memakan korban jiwa cukup banyak sekitar 200.000 jiwa juga membuat kerusakan berbagai macam fasilitas. Setelah bencana itu berlalu, ketakutan akan terjadi gempa menjadi hantu magi masyarakta Indonesia. Berikut ini mungkin bermanfaat untuk anda ketahui, ketika terjadi gempa. SEBELUM TERJADI GEMPA BUMI
Kunci Utama adalah mengenali apa yang disebut gempabumi lalu pastikan bahwa struktur dan letak rumah anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan gempabumi (longsor, liquefaction dll), untuk bangunan lama tidak ada salahny untuk mengevaluasi atau merenovasi ulang struktur bangunan anda agar terhindar bahaya gempabumi

Yang tidak kalah pentingnya adalah mengenali lingkungan tempat anda bekerja dan tinggal dengan memperhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempabumi, apabila anda mengenali lingkungan dimana anda tinggal (kantor, rumah atau tempat lainnya) berarti anda sudah dapat dipastikan mengetahui tempat paling aman untuk berlindung.

Walaupun anda bukan dokter ataupun perawat tidak ada salahnya anda untuk belajar melakukan P3K (pertolongan pertama pada kecelakkan), Belajar menggunakan Pemadam Kebakaran, yang tak kalah pentingnya adalah mencatat Nomor Telpon Penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi (simpan ditempat yang paling mudah anda ingat) misalnya didekat pesawat telpon, diary atau bahkan kalau mungkin didompet anda atau HP anda.

Lakukan selalu persiapan rutin pada tempat anda bekerja dan tinggal misalnya pastikan perabotan (Lemari, Cabinet, dll) diatur untuk menempel pada dinding (di paku/ di ikat dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi. Anda harus memisahkan mana barang yang mudah terbakar, mudah pecah, pastikan penyimpanan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah, agar terhindar dari kebakaran, yang tidak kalah pentingnya lakukan efisiensi pengeluaran keuangan dengan memastikan untuk mematikan air, gas dan listrik apa bila sedang tidak digunakan. Karena bila terjadi gempa dan air gas mupun listrik hidup nilai kemungkinan untuk terjadi petaka bisa terjadi.

Salah satu penyebab kematian pada saat terjadi gempa bumu adalah tertimpa matrial, terjepit bangunan untuk anda harus mengatur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Walaupun anda bukan seorang ilmuwan tapi apa salahnya untuk mengecek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi (mis: lampu dll)

Anda harus mempersiapkan setiap saat kotak P3K, Senter/lampu battery, radio, makanan Suplemen dan Air.

SAAT TERJADI GEMPA BUMI
Banyak korban akibat gempa pada dasarnya akibat panik, untuk itu disarankan anda tidak panik dalam menghadapinya, anda tidak terpancing akibat kepanikan orang lain, bahkan anda jangan menambah panik orang lain. Maka bila anda berada dalam bangunan maka lindungi kepala dan badan anda dari reruntuhan bangunan (dengan bersembunyi dibawah meja dll), mencari tempat yang paling aman dari reruntuhan goncangan. Berlari keluar apabila masih dapat anda lakukan.

Jika berada diluar bangunan atau area terbuka maka usahakan untuk menghindari dari bangunan yang ada di sekitar anda (seperti gedung, tiang listrik, pohon dll). Jangan lupa perhatikan tempat anda berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah. Jangan-jangan tempat anda berdiri merekah dan anda masuk kedalamnya.

Jika anda sedang mengendarai mobil keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran. Jika anda tinggal atau berada di pantai, jauhi pantai untuk menghindari terjadinya Tsunami. Jika anda tinggal didaerah pegunungan, apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

SESUDAH TERJADI GEMPA BUMI
Jika anda berada dalam bangunan maka keluarlah dari bangunan tesebut dengan tertib. Sangat penting jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Pedulilah pada diri anda sendiri dengan memeriksa apa ada yang terluka, kalau ada lakukan P3K, apabila anda terluka maka Telpon atau minta pertolongan apabila terjadi luka parah pada anda atau sekitar anda.

Periksa lingkungan sekitar anda, periksalah apabila terjadi kebakaran, kebocoran gas, terjadi arus pendek, aliran dan pipa air, periksalah segala hal yang dapat membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll), jangan masuk ke dalam bangunan bila sudah terjadi gempa, karena kemungkian masih terdapat reruntuhan, Jangan berjalan disekitar daerah gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada. Pastikan anda mendapat informasi yang benar misalnya anda mendengarkan informasi mengenai gempa dari radio (apabila terjadi gempa susulan), mengisi angket yang diberikan oleh Instansi Terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi

Sumber : www.proyeksi.com